Selamat Menempuh Hidup Baru : Untuk Intan & Ade

Selamat menempuh hidup baru. 02022020, itulah hari dimana lelaki itu berikrar kepada Allah untuk menjadikanmu kekasih halalnya. Dia mengambil tanggung jawab ayah, dan membawamu ke istana barunya.

Wajah dan senyum bahagiamu terukir, -terlihat dari foto yang kaukirim- disamping lelaki yang kini berlabel suamimu. Aku hanya bisa mengucap syukur yang tiada terkira, setelah perjuangan panjangmu menemukan pendamping hidup, kini dia yang akan mejadi imammu.

Namun, menikah itu tidak mudah, tidak juga susah. Hanya perlu menyatukan dua pikiran yang berbeda,sehingga bahtera yang baru dibangun ini benar-benar sejalan. Jika sudah begitu, tidak akan ada lagi yang merasa tersakiti, karena nahkoda dijalankan atas musyawarah bersama atau kesepakatan bersama.

Namun tidak juga bisa dipungkiri, nuansa pengantin baru masih begitu kental terasa. Masa pekenalan, masa ketika kita ingin mempersembahkan yang terbaik untuk pasangan, masa ketika jantung berirama disko saat berada didekatnya, semua akan menjadi kenangan indah tersendiri

Undangan walimatul ursy Intan dan Ade

Pernikahan bukan hanya saja bagaimana bahtera itu diawali dengan rasa cinta yang membuncah, namun bagaimana pasangan bisa merawat cinta yang telah tumbuh hingga rasa cinta itu tetap subur dan semakin mengokohkan ikatan rumahtangga kalian.

Maka dari itu aku hanya ingin berkata, bahwa kelak perjalanan rumahtanggamu mungkin tidak akan baik-baik saja. Mungkin akan ada badai yang menerjang, angin puting beliung yang menggoyahkan, atau mungkin kestabilan hidupmu yang membuat bosan. Semua adalah ujian. Kelak jika semua itu terjadi, tetap saling berpegangan erat, jangan pernah melepaskan satu sama lain. Hadapi semua itu bersama dalam penuh cinta dan kepercayaan, niscaya tidak akan ada yang mampu memumbangkan ikatan yang telah kalian ciptakan.

Duhai Intan, di dalam ridho suami ada surga yang bisa kau masuki dari pintu mana saja. Engkau wajib taat padanya, ridho dengan segala kebaikannya, lapang dengan segala kekurangannya. Mungkin dia ternyata bukan imam yang kamu impikan, tetapi ketika Allah telah menyatukan kalian dalam ikatan mistaqon ghaliza, didalamnya ada banyak hikmah yang kelak akan kau ketahui seiring berjalannya waktu.

Tak bisa banyak yang aku sampaikan, pastinya kau telah belajar banyak dari buku-buku, guru-guru dan juga nasehat ayah dan ibu. Kutunggu cerita bahagiamu tentang istana impian yang pernah kau ceritaan padaku dulu.

Sekali lagi, selamat menempuh hidup baru. Semoga tercipta keluarga sakinah mawadah warahmah, rumah tangga yang hanya bertujuan mencapai ridho-Nya. (end)

#ODOPSquadBlogger
#KOmunitasOneDayOnePost
#CeritaPenikahan

5 comments

  1. Aamiin… semoga kak intan dan suami menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah.
    Aku bacanya serasa dapet nasehat pernikahan juga nih bund, hhee.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s